Perbedaan WordPress.com dengan WordPress.org dan Blogger (Bab 2 Membuat Blogs)

Sertifikasibnsp.com – Saat ingin membuat website, terutama yang berupa blog, kit pasti akan mendengar orang-orang di berbagai forum di internet seringkali membanding-bandingkan perbedaan WordPress.com dengan WordPress.org dan Blogger.

Ini biasanya akan membuat orang-orang bingung.

Lebih parahnya lagi, anda bisa salah pilih.

Oleh karena itu, sekarang akan kita bahas secara obyektif apa saja keunggulan dan kelemahan dari masing-masing platform.

 

Perbedaan WordPress.com dan WordPress.org

Sebelum kita memulai lebih lanjut, mari kita bahas terlebih dahulu kedua saudara kembar ini.

Meskipun namanya sama dan berasal dari perusahaan yang sama, tapi WordPress.com dan WordPress.org pada dasarnya memiliki perbedaan yang sangat besar.

Secara pengertian, WordPress.org merupakan layanan self hosted, sedangkan WordPress.com merupakan layanan hosted.

Apaan lagi tuh? Makin bingung kan? he…he..he…

Baiklah, agar lebih mudah kita pahami, kita ibaratkan saja seperti tempat tinggal:

Self hosted itu ibarat rumah pribadi. Rumah yang sepenuhnya milik anda sendiri, di tanah sendiri, dan bukan milik orang lain.  Sedangkan hosted itu seperti apartemen. Tanahnya bukan milik anda, anda hanya punya sebuah unit di sebuah apartemen tersebut. Apartemennya milik orang lain (Blogger.com juga salah satu yang termasuk hosted). Nah sudah mulai paham belum para pembaca sekalian?  Intinya, WordPress.org self hosted ini 100% milik anda.

Sekarang, mari kita bandingkan ketiganya dari berbagai aspek.

Popularitas

Sebagai informasi tambahan bahwa WordPress (hosted dan self-hosted) saat ini berada di peringkat pertama sebagai CMS yang paling populer dengan persentase pasar sebesar 39% daripada total pengguna CMS lain.

Sedangkan Blogger ada di peringkat 4 dengan persentase pasar 1%.

Perbedaan wordpress - 1Ingin Tahu Tabel di atas didapat dari mana? Silahkan Klik di sini.

 

Kemudahan untuk dibuat

WordPress.com dan Blogger setara. Keduanya merupakan yang paling mudah dibuat karena anda hanya perlu mendaftarkan akun di websitenya masing-masing.

Perbedaan wordpress - 2

Sedangkan WordPress.org sedikit agak lebih sulit.

Untuk membuat situs berbasis WordPress.org, anda harus menyewa hosting dan domain kemudian melakukan instalasi.

Tahapannya dijelaskan dalam bab selanjutnya.

 

Biaya pembuatan dan pengembangan

Sekali lagi di sini WordPress.com dan Blogger setara.

Disini kita tidak perlu biaya sama sekali untuk membuat akun di keduanya. Meskipun ada batasan limit pada storage, nantinya anda tinggal membayar bulanan untuk meningkatkan kapasitas storage sesuai kebutuhan Anda.

Untuk Batan Limit Storage WordPress.com dibatasi 3 GB, dan akan dikenakan biaya sebesar $99/tahun untuk upgrade menjadi 13 GB.

Sedangkan untuk Blogger gratis storage dibatasi himgga limit 15 GB (untuk foto tidak terbatas).  Jika Anda tertarik ingin menambah limit storage Anda berikut Ini daftar paket harga untuk menambah kapasitasnya, mulai dari $4/bulan.

Price List - Perbedaan WordPress

Kemudahan lainnya adalah Anda juga tidak harus membeli domain kalau anda mau alamat website anda jadi seperti ini: websiteanda.blogspot.com atau websiteanda.wordpress.com. ehm….kurang keren kan???

Apa yang harus Anda lakukan Supaya jadi websiteanda.com, gampang saja, Anda cukup membayar biaya pembelian domain Anda seharga Rp 100.000 per tahun.

Sedangkan Untuk WordPress.org, anda masih diharuskan untuk membayar biaya hosting dan domain.

Perkiraan Biaya hosting dan domain sekitar Rp 350.000 – 400.000 per tahun. Kapasitas hosting untuk harga ini rata-rata 1-10 GB (tergantung layanan hosting mana), cukuplah untuk blogger pemula, tinggal kita tambahkan saja nantinya jika memang kita membutuhkan kapasitas yang besar.

Kesimpulannya:

WordPress.org butuh biaya awal, WordPress.com dan Blogger tidak butuh. Tetapi dalam perkembangannya nanti, WordPress.org jadi lebih murah.

 

Kemudahan untuk digunakan

Pada dasarnya kemudahan penggunaan ketiganya setara.

Untuk mempelajarinya mulai dasar-dasarnya, sampai anda bisa menulis dan menerbitkan tulisan, ketiga pilihan ini sama mudahnya.

Tapi di sini ada beberapa pertimbangan lagi:

WordPress.com dan .org lebih mudah untuk dikelola dan punya tampilan dasbor yang lebih ramah. Blogger sedikit lebih membingungkan terutama ketika anda ingin mencari suatu menu di dasbornya.

Meskipun begitu, bedanya tidak seberapa.  Lihat saja, setelah menggunakan selama 1-2 hari, anda akan terbiasa.

Ini tampilan dashboard Blogger:

Dan ini tampilan dashboard WordPress:

 

Tampilan

Ada 2 hal yang ingin saya tekankan dalam bagian ini.

  • Pertama, jika kita lihat tampilan dasarnya tanpa mengubah apapun di dalamnya. WordPress (.com dan .org) sudah sangat jelas lebih unggul dibandingkan Blogger.  Hal ini dikarenakan tampilan dasar Blogger seperti sudah ketinggalan jaman.
  • Kedua, secara fleksibilitas tampilan. Yang paling fleksibel adalah WordPress.org.  Karena dalam wordpress terdapat ribuan template gratis dan berbayar yang bisa anda gunakan. Kalau anda masih tidak puas, bisa juga ubah sendiri sampai sesuai selera.

Di peringkat kedua adalah Blogger.

Meskipun pilihan template di Blogger tidak banyak, tapi tampilannya bisa anda ubah sendiri sesuai selera kalau anda mengerti HTML dan CSS.

Sedangkan WordPress.com paling tidak fleksibel. Hanya ada sedikit pilihan template dan tidak bisa diubah-ubah lagi.

Peringkat untuk fleksibilitas tampilan:

  1. WordPress.org
  2. Blogger
  3. WordPress.com

Fitur

Kalau kita lihat fitur dasar sebagai CMS, ketiganya setara. Sama-sama bisa membuat post dan page, memasukkan gambar, video, dan multimedia lain.

Tapi blogger punya kelemahan:

1 halaman dibatasi hanya bisa berukuran 1 MB. Jadi anda tidak akan bisa membuat 1 halaman yang berisi banyak gambar.

Kalau kita lihat secara fleksibilitas, WordPress.org unggul.

Di WordPress.org self hosted, anda bisa menambahkan fitur-fitur ekstra dengan bantuan plugin. Ada ratusan ribu plugin yang bisa anda manfaatkan secara gratis.

Karena sifatnya open source, kita juga bisa modifikasi semua fiturnya.

Peringkat untuk fleksibilitas fitur:

  1. WordPress.org
  2. Blogger
  3. WordPress.com

Monetisasi dengan iklan

Karena banyak orang yang ingin membuat blog untuk mendapatkan uang dengan menggunakan iklan (misalnya AdSense dari Google), maka ini perlu saya bahas.

Ini hal utama yang perlu anda ketahui:

WordPress.com hosted tidak mengijinkan memasang Google AdSense.

Jadi anda tidak bisa mendapatkan penghasilan dari iklan kalau anda menggunakan WordPress.com. Tapi anda tetap bisa mendapatkan penghasilan dengan cara lain misalnya berjualan produk.

Selengkapnya seperti ini untuk WordPress.com:

  1. Iklan dari advertising network (AdSense dan sejenisnya) tidak diijinkan
  2. Tapi anda diijinkan menyediakan slot iklan secara manual
  3. Sponsored post juga diperbolehkan
  4. Kalau website anda sudah cukup populer, anda bisa memasang WordAds (sejenis AdSense, milik WordPress)
  5. Kalau anda menggunakan WordPress VIP, iklan diperbolehkan

Sedangkan di Wordpress.org tidak ada masalah karena tidak ada yang mengatur, anda bisa menggunakan AdSense atau advertising network manapun.

Untuk Blogger, karena milik Google sendiri jadi pasti bisa.

Kepemilikan dan kontrol

Karena sifatnya hosted, WordPress.com dan Blogger punya permasalahan yang besar:

Websitenya bukan 100% milik anda.

Ada banyak keterbatasan di dalamnya, termasuk yang sudah disebutkan tadi. Seperti tidak bisa mengganti template dan menambah plugin.

Selain itu, ada 1 hal yang lebih penting lagi…

…siap-siap saja website anda bisa dihapus sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan! Nah loh.. Apes kan?

Meskipun jarang dan tidak mungkin tanpa sebab, tapi WordPress.com dan Blogger punya hak untuk menghapus website anda.

Kalau sudah dihapus, website yang anda buat lenyap.

Tidak bisa dikembalikan lagi. Bahkan konten-konten yang sudah anda buat tidak bisa diambil kembali.

Mitos-mitos yang sering beredar

Karena banyaknya orang yang mempertimbangkan dalam memilih Blogger atau WordPress, seringkali ada informasi yang salah di luar sana.

Ini yang harus anda perhatikan…

Berikut beberapa pernyataan yang salah tapi sering disebutkan:

Mitos 1: WordPress.org hanya untuk orang yang sudah berpengalaman

WordPress.org self hosted memang butuh sedikit upaya dalam proses instalasinya.

Tapi sama sekali tidak sulit.

Bahkan kalau anda tanya orang yang sudah pernah mencoba kedua platform ini, Blogger dan WordPress, mereka pasti bilang WordPress lebih mudah digunakan.

Biasanya orang-orang suka bilang WordPress rumit karena ada script, database, kode-kode PHP, dsb.

Padahal yang seperti itu tidak perlu anda sentuh sedikit pun.

Mitos 2: Blogger lebih aman daripada WordPress

Sekilas memang sepertinya masuk akal…

…mengingat karena blogger itu miliknya perusahaan sebesar Google, sedangkan WordPress itu kita bangun sendiri.

Tapi kenyataannya tidak juga.

Software WordPress selalu diupdate secara rutin agar celah keamanannya tertutup rapat.

Keduanya setara.

Asalkan anda tidak menginstall plugin atau template bajakan yang berpotensi terinfeksi virus.

Lagipula kalau website anda masih baru, tidak akan ada orang yang akan iseng-iseng melakukan hacking ke website anda.

Mitos 3: WordPress sering down atau tidak bisa diakses

Ini hanya kalau anda memilih hosting yang tidak jelas.

Kalau anda membeli hosting yang umum digunakan oleh orang-orang, tidak akan ada masalah.

Mitos 4: WordPress.org sering rusak/error

Hanya kalau anda iseng mengutak-atik kode-kode di dalamnya.

Alasan kenapa WordPress.com dan Blogger tidak bisa rusak karena anda tidak bisa mengubah kodenya (selain HTML dan CSS).

WordPress.org juga tidak akan bisa rusak kalau anda tidak mengutak-atik hal yang tidak anda ketahui fungsinya.

Mitos 5: Hanya pengguna WordPress.org yang bisa sukses

Tidak benar.

Secara fitur, tampilan, dan fleksibilitas, WordPress.org memang lebih unggul dibandingkan yang lain.

Tapi website berbasis WordPress.org tidak punya hak khusus dibandingkan Blogger dalam hal pembuatan konten dan pemasarannya (selain branding).

Yang penting adalah isinya dan cara kita menyajikan isinya.

Blogger dan WordPress.com juga bisa jadi sukses.

Meskipun fiturnya terbatas, tapi kalau anda bisa membuat konten yang berkualitas, maka website anda pasti bisa sukses.

Itulah beberapa perbandingan CMS yang populer.

Harap para pembaca dapat dengan bijak dalam mengambil keputusan untuk memilih…. Selanjutnya kita masuk ke bab berikutnya yah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*