Pengertian dan Fungsi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP)

Sertifikasibnsp.com – Kali ini Sertifikasi BNSP akan berbagi Informasi mengenai apa sih Pengertian dan Fungsi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) itu?

Pengertian Lembaga Sertifikasi Profesi

 
Lisensi / izin tersebut diberikan melalui proses akreditasi oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) yang menyatakan bahwa LSP bersangkutan telah memenuhi syarat untuk melakukan kegiatan sertifikasi profesi. Sebagai organisasi tingkat nasional yang berkedudukan di wilayah Republik Indonesia, LSP dapat membuka cabang yang berkedudukan di kota lain.
 
Adapun Fungsi dan Tugas LSP Sebagai sertifikator yang mewakili BNSP dalam menyelenggarakan proses kegiatan sertifikasi kompetensi sebagai berikut :
  • Membuat materi uji kompetensi.
  • Menyediakan tenaga penguji (asesor).
  • Melakukan asesmen.
  • Menyusun kualifikasi dengan mengacu kepada KKNI.
  • Menjaga kinerja asesor dan TUK.
  • Membuat materi uji kompetensi.
  • Mengembangkan skema sertifikas.
  • Memelihara sekaligus mengembangkan standar kompetensi.
 
Tugas LSP sebagai berikut :
  • Mengidentifikasi kebutuhan kompetensi Industri.
  • Mengembangkan standar kompetensi;
  • Mengkaji ulang standar kompetensi.
 
Wewenang LSP:
  • Menetapkan biaya kompetensi.
  • Menerbitkan sertifikat kompetensi.
  • Mencabut/membatalkan sertifikasi kompetensi.
  • Menetapkan dan memverifikasi TUK.
  • Memberikan sanksi kepada asesor maupun TUK bila mereka melanggar aturan.
  • Mengusulkan standar kompetensi baru.
 

Pembentukan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP)

Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dipersiapkan pembentukannya oleh suatu panitia kerja (team) yang dibentuk oleh atau dengan dukungan asosiasi industri terkait.
 
Dimana Susunan panitia kerja terdiri dari ketua bersama sekretaris, dibantu beberapa anggota. Personal panitia yang mencakup unsur industri, asosiasi profesi, instansi teknis terkait dan pakar.
 
Tugas dari panitia kerja Pembentukan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) adalah Menyiapkan badan hukum, Menyusun organisasi maupun personel Mencari dukungan industri maupun instansi terkait.  Kemudian Surat permohonan untuk memperoleh lisensi ditujukan kepada BNSP.
 

Pengendalian Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP)

Kinerja Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dipantau secara periodik melalui laporan kegiatan Surveilen dan monitoring LSP yang melakukan pelanggaran terhadap ketentuan BNSP dikenakan sanksi sampai pada pencabutan lisensi Kinerja pemegang sertifikat dipantau melalui laporan pengguna jasa (industri).
Pelatihan Asesor Kompetensi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Komputer dan LSP Marketing

Demikianlah sekilas informasi mengenai Pengertian, Fungsi dan Tugas Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).  Perkenankan kami dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Marketing dan LSP Komputer Mengundang Bapak/Ibu dan Putra-putri terbaik Indonesia untuk mengikuti Pelatihan dan Uji Kompetensi Sertifikasi Profesi Asesor Kompetensi yang akan kami selenggarakan di 6 Kota di Indonesia tahun 2017 ini.

 
 
 
 
 
 
 

Untuk Informasi Pendaftaran silahkan Hubungi: 0813 69996065 / 0821 26266200

atau Daftar langsung online Via Link kami di bawah ini:

One thought on “Pengertian dan Fungsi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*